UH-OOH!

The size of your web browser is too small for our website. Please consider resizing it bigger for best browsing experience.


Copyright © 2016 genfm

Loading..

Gerak-gerik Drone Bakal Dibatasi

Pesawat tanpa awak (drone) semakin marak digunakan. Fungsinya tak hanya sebagai surveillance (mata-mata) dan mapping (pemetaan), namun juga bisa dipakai untuk urusan komersial.

Tak pelak, drone bisa didapat dengan mudah seperti dijual di toko maupun online. Namun, maraknya aksi terorisme belakangan ini membuat khawatir sejumlah negara.

Hal ini bukan tanpa sebab, karena kelompok teroris, bukan tidak mungkin, akan menggunakan drone guna melakukan aksinya. Terlebih, drone kini dijual bebas.

Amerika Serikat dan Inggris, adalah dua negara yang secara terang-terangan ingin membatasi aktivitas drone. Pemerintah Inggris berencana membuat regulasi untuk drone, termasuk uji coba dan pemberian lisensi bagi pengguna drone.

Menteri Perhubungan Inggris, Lord Callanan mengatakan, pihaknya ingin membuat aturan yang mengharuskan drone dan pemiliknya melewati berbagai tes untuk mendapatkan lisensi sebelum diizinkan terbang.

Nantinya, pemilik drone bisa mendaftarkan diri secara online atau melalui aplikasi, yang semuanya di bawah pengawasan Departemen Perhubungan.

AS, juga akan menerapkan aturan serupa. Kali ini permintaan dari Angkatan Udara AS, di mana mereka meminta Kongres untuk memberi izin menembak jatuh drone sipil.

Hal ini dikarenakan adanya insiden yang menyebabkan pesawat tempur generasi kelima, F-22 Raptor, hampir kecelakaan gara-gara pesawat nirawak itu.

 

Sumber : Viva.co.id

Berikan Komentar Anda