UH-OOH!

The size of your web browser is too small for our website. Please consider resizing it bigger for best browsing experience.


Copyright © 2016 genfm

Loading..

Surabaya Menjadi Kota Layak Anak 2018

Surabaya menjadi Kota Layak Anak (KLA) 2018, lewat pertemuan di Diandra Convention Mall Surabaya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise memberikannya langsung ke  Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Gedung Dyandra Convention Hall Surabaya, Senin (23/7).

Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) dibuat, untuk membangun agar pemerintah kota/kabupaten sadar tentang pentingnya suatu lingkungan yang layak bagi anak, Ada empat aspek yang melatarbelakangi Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) perlu diterapkan yakni aspek sosiologi, antropologi, perlindungan dan kelembagaan. Aspek sosiologi meliputi kondisi yang tidak kondusif bagi tumbuh kembang anak terutama dalam kehidupan keluarga, teman sebaya, masyarakat, media massa dan politik.

Rini Handayani, SE, MM Deputi Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengatakan ada empat prinsip KLA yakni non diskriminasi, kepentingan yang terbaik untuk anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan serta penghargaan terhadap pendapat anak.

Pada tahun ini Surabaya mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Bu Risma mengungkapkan akan terus berupaya agar anak – anak Surabaya bisa mendapatkan haknya. Termasuk pendidikan, Bidang kesehatan yang layak, dan hak untuk bermain sesuai umurnya.

Surabaya menjadi kota yang toleransinya cukup tinggi, fasilitas taman bermain yang cukup memadai di taman – taman kota, namun kemenangan ini tidak hanya dilihat dari fasilitas, namun juga berbagai hal yang diputuskan, seperti penanganan permasalahan pada anak.


(Sumber : Humas Pemkot Surabaya)

Berikan Komentar Anda